Gimana kalau kita buka private guide Jatim?Ide ini tiba tiba muncul siang tadi saat lunch break. Aktivitasnya masih sama seperti biasanya, ngopi sambil baca buku. Kali ini masih dengan buku The 8th Habit karya Stephen Covey, sesekali berhenti membaca untuk scroll Threads, lalu entah bagaimana muncul sebuah utas tentang side hustle. Aku baca satu per satu, sampai ada salah satu orang yang bercerita tentang pekerjaannya sebagai private guide. Kemudian aku berpikir, kok menarik juga ya kalau dibuat di Jawa Timur?
Aku mulai mikir, sebenarnya kenapa aku cukup mungkin untuk mengeksekusi ide seperti ini?
Pertama, aku memang suka eksplorasi. Sejak dulu aku senang mengunjungi tempat baru, mencari tahu sejarah, melihat seni dan budaya, kemudian tentu saja bermain dengan alam. Kalau soal gunung di Jawa Timur, sebagian besar sudah pernah aku datangi. Arjuno, Argopuro, Raung, Buthak, Panderman, Welirang, Wilis, Kelud dan beberapa lainnya. Bahkan Kelud sudah pernah kudaki dari beberapa jalur, mulai dari Blitar, Ngantang sampai Kediri.
Iβm not saying I know everything about East Java, but I know the feeling of exploring it.
Dan justru karena masih banyak yang belum aku tahu, ini bisa menjadi alasan untuk terus jalan. Masih banyak tempat yang masuk wishlist, masih banyak cerita yang belum pernah kudengar, masih banyak jalan yang belum pernah kulewati.
Kedua, aku suka fotografi dan videografi. Aku punya kamera, punya drone dan setidaknya tahu bagaimana mengambil gambar yang cukup layak. Jadi rasanya sayang kalau kemampuan dan peralatan yang sudah ada hanya digunakan sesekali. Kenapa tidak sekalian dimanfaatkan untuk sesuatu yang lain?
Bayangkan kalau kita jalan jalan, bukan cuma aku yang pulang membawa cerita, tetapi kamu juga pulang membawa foto dan video yang bisa disimpan sebagai kenangan.
You explore the place, Iβll help you capture the memories.
Ketiga, aku memang suka bertemu orang baru. Suka ngobrol, bercerita, mendengarkan cerita orang lain, bercanda, dan sesekali membahas hal hal random yang mungkin tidak ada hubungannya dengan perjalanan. Menurutku, perjalanan yang menyenangkan bukan hanya tentang tempat yang kita datangi, tetapi juga tentang siapa yang kita temui dan cerita apa yang kita bawa pulang.
Keempat, belakangan ini aku juga sedang mulai serius menulis blog. Dan ternyata menulis membuatku harus mencari tahu banyak hal secara lebih detail. Ketika ingin menulis tentang sebuah tempat, aku harus membaca sejarahnya, mencari tahu aksesnya, memahami apa yang menarik, bahkan hal hal kecil yang sebelumnya mungkin tidak pernah aku perhatikan.
Writing makes me curious.
Jadi mungkin dua hal ini bisa saling membantu. Aku mengunjungi tempat, kemudian menulis tentangnya. Dari tulisan itu aku belajar lebih banyak. Dari perjalanan itu aku mendapatkan pengalaman. Dan suatu saat nanti, ketika ada orang yang bertanya, βKalau ke Kediri enaknya ke mana?β setidaknya aku tidak hanya menjawab berdasarkan Google.
Nah, untuk awalnya, aku ingin mulai dari Kediri.
Buat kalian yang sedang main ke Kediri dan ingin ditemani keliling, boleh banget DM aku. Aku bisa membantu membuat itinerary sesuai apa yang ingin kalian cari. Kalau ingin wisata alam, bisa kita susun perjalanan ke air terjun, gunung, perbukitan atau mungkin sekadar mencari coffeeshop yang suasananya dekat dengan alam.
Kalau lebih suka wisata sejarah, budaya atau kuliner, tentu bisa juga.
Mau perjalanan santai?
Bisa.
Mau dari pagi sampai sore keliling beberapa tempat?
Bisa kita atur.
Mau hunting foto?
Boleh.
Mau sekadar ditemani ngobrol sambil jalan jalan?
Ya, kenapa tidak?
Itβs not just about being your guide. I want to make the trip feel like a story worth remembering.
Setelah area Kediri mulai berjalan dengan baik, aku ingin perlahan memperluasnya ke Malang dan Mojokerto. Kalau tiga area ini sudah cukup aman, baru kemudian kita coba merambah ke berbagai daerah lain di Jawa Timur.
Jujur saja, aku memang lebih banyak bermain di Jawa Timur. Tapi bukan berarti aku sudah tahu semuanya. Justru masih banyak sekali tempat yang belum pernah aku datangi. Masih ada banyak wishlist yang menunggu untuk dikunjungi.
Dan mungkin, mulai sekarang, wishlist itu tidak hanya akan menjadi daftar tempat yang ingin kukunjungi.
Aku akan mulai menulis informasi detailnya.
Bagaimana aksesnya.
Kapan waktu terbaik untuk datang.
Apa yang bisa dilakukan.
Apa yang perlu dipersiapkan.
Di mana tempat makan.
Di mana bisa ngopi.
Apa yang menarik.
Dan mungkin hal hal kecil yang tidak selalu tertulis di artikel perjalanan biasa.
So when you ask me for a recommendation, I donβt want to just give you a random place. I want to know why you should go there.
Pelan pelan saja.
Aku juga masih belajar. Masih banyak tempat yang harus dikunjungi, masih banyak informasi yang harus dikumpulkan, masih banyak cerita yang harus ditulis.
Tapi bukankah semua perjalanan memang dimulai dari satu langkah kecil?
Awalnya cuma sebuah ide yang muncul saat lunch break, sambil ngopi, baca buku dan scroll Threads.
Sekarang malah jadi kepikiran untuk benar benar mencobanya.
Jadi, kalau suatu hari kamu sedang ingin main ke Jawa Timur dan bingung mau ke mana, mungkin boleh ingat catatan kecil ini.
Dan khusus untuk yang mau mulai dari Kediri…
Kapan kamu main ke Kediri?
